Mitos Mengenai Penyakit Jantung

Purwokerto, SMK CBM-Penyakit Jantung merupakan salah satu penyakit yang mematikan. Jumlah kematian karena penyakit ini cukup tinggi. Sehingga, tak heran jika ada banyak mitos yang beredar berkaitan dengan penyakit ini. agar anda tidak tertipu oleh mitos-mitos tersebut, anda harus mengetahui mana yang fakta dan mana yang mitos mengenai penyakit jantung.

4 Mitos Mengenai Penyakit Jantung

Berikut ini beberapa mitos yang sering dikaitkan dengan penyakit jantung.

  1. Mitos bahwa gagal jantung berarti jantung berhenti berdetak

 

Di kalangan masyarakat ada anggapan bahwa orang yang mengalami gagal jantung berarti jantungnya berhenti berdetak.

 

Faktanya, saat seorang penderita penyakit jantung mengalami gagal jantung, jantungnya tidak berhenti berdetak. Jantung tersebut tetap berdetak namun tidak dapat bekerja seperti seharusnya. Ini artinya, jantung tidak dapat memompa darah dengan baik.

 

  1. Mitos bahwa orang berbadan kurus tidak beresiko menderita penyakit jantung

 

Ada menganggap bahwa orang yang berbadan kurus tidak beresiko menderita penyakit jantung karena mereka tidak memiliki lemak tubuh yang dapat menyebabkan penyakit jantung.

 

Faktanya, orang yang berbadan kurus juga dapat menderita penyakit jantung. Meskipun kurus atau berbobot ideal, seseorang bisa saja memiliki kadar kolesterol tinggi atau tekanan darah tinggi yang berujung pada penyakit jantung jika ia menjalani gaya hidup tidak sehat.

 

  1. Minum suplemen omega-3 dapat menyehatkan jantung

 

Banyak orang percaya bahwa suplemen omega-3 dapat memperbaiki kesehatan jantung dan menyembuhkan penyakit mereka.

 

Omega-3 memang baik untuk kesehatan jantung, dapat mengurangi plak lemak yang terbentuk di dalam pembuluh darah, serta mengurangi risiko pembengkakan jantung. Akan tetapi, menurut penelitian, suplemen omega-3 tidak diperlukan.

 

Sebaiknya penderita penyakit jantung mengkonsumsi langsung makanan yang mengandung omega-3. Kandungan asam lemak alami ini akan lebih mudah diserap oleh tubuh.

 

  1. Tindakan bypass akan membebaskan jantung dari risiko gangguan jantung lanjutan

 

Banyak orang berpikir bahwa tindakan bypass akan membebaskan mereka dari gangguan jantung lanjutan. Sehingga, mereka merasa santai dan tidak memperhatikan diet mereka.

Baca juga: Cara Menjaga Kesehatan Jantung Secara Alami

 

Faktanya, orang yang pernah mendapat tindakan bypass tetap dapat menderita gangguan penyakit jantung di kemudian hari. Gangguan ini akan muncul jika mereka tidak memperhatikan kesehatan mereka.

Dengan mengetahui mana yang fakta dan mana yang mitos, anda akan mampu menyikapi penyakit jantung dengan lebih baik. Jika anda mendengar mitos mengenai penyakit jantung, anda sebaiknya mengecek kebenarannya terlebih dahulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *