Apa itu Rabies Anjing?

Purwokerto, SMK CBM-Rabies Anjing adalah penyakit rabies yang diderita oleh anjing. Penyakit ini ditularkan oleh anjing yang terinfeksi virus rabies. Anjing penular yang menggigit atau mencakar anjing lain akan membuat anjing tersebut menderita penyakit ini.

Ciri-Ciri Rabies pada Anjing

Virus rabies anjing tidak hanya menular antara anjing yang satu dengan anjing yang lain namun juga antara hewan dan manusia. Virus ini akan menginfeksi sistem saraf anjing dan jaringan otot sehingga anjing tersebut akan menunjukkan beberapa gejala. Ciri-ciri rabies anjing adalah:

  1. Perubahan perilaku

Anjing yang terinfeksi virus rabies akan menunjukkan perubahan perilaku. Anjing yang biasanya jinak menjadi penakut, menarik diri, dan tidak mau menurut pada pemiliknya. Pada fase lanjut, anjing akan menjadi lebih galak dan agresif.

 

  1. Menyukai tempat dingin dan gelap

Anjing yang terinfeksi virus ini, biasanya menyukai tempat dingin dan gelap. Mereka menjadi sensitif terhadap cahaya serta suara. Sehingga akan menyalak keras pada arah datangnya cahaya maupun suara.

 

  1. Gelisah dan agresif

Anjing ini akan terlihat gelisah dan agresif. Jadi, tak heran jika ia ingin menggigit anjing lain maupun orang yang kebetulan ada di dekatnya.

 

  1. Memakan benda asing

Nafsu makan anjing rabies biasanya menurun. Mereka terkadang juga terlihat memakan benda-benda yang bukan makanan mereka, misalnya kayu dan batu.

 

  1. Kelumpuhan

Karena virus ini menyerang jaringan otot, maka tak heran jika anjing akan mengalami kelumpuhan. Kelumpuhan ini dapat terjadi pada beberapa bagian. Salah satunya adalah pada otot masseter dan tenggorokan. Sehingga anjing menjadi mengeluarkan lebih banyak air liur.

 

Kelumpuhan juga terjadi pada laring dan berakibat pada suara gonggongan yang serak. Selain itu, kelumpuhan juga terjadi pada rahang bawah dan wajah. Anjing yang terkena virus rabies biasanya juga menunjukkan inkoordinasi gerakan.

Lihat Juga: Juknis Lomba Giat Pramuka CFA SMK CBM Purwokerto

Pencegahan Rabies Anjing

Untuk mencegah semakin banyaknya anjing yang tertular rabies, masyarakat dan pemerintah harus bekerja sama. Para pemilik anjing harus memvaksin anjing mereka dan menjaga binatang peliharaan mereka jangan sampai keluar rumah. Sedangkan pemerintah harus mengkarantina anjing-anjing liar.

Rabies anjing adalah penyakit yang biasanya berujung pada kematian hewan tersebut. Anjing yang terkena gigitan di dekat kepala biasanya akan lebih cepat menunjukkan gejala infeksi virus ini dan lebih cepat mati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *